
Tanah Laut — Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan daya saing produk usaha masyarakat, Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Tanah Laut melaksanakan kegiatan Pelatihan Teknologi Pengemasan Produk yang bertempat di Kantor Desa Kuala Tambangan, Kecamatan Takisung.
Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 (lima) hari, terhitung mulai tanggal 20 sampai dengan 24 April 2026, dan diikuti oleh 20 (dua puluh) orang peserta yang merupakan masyarakat Desa Kuala Tambangan.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari praktisi pengemasan, yaitu Muhammad Ryan Perdana, A.Md dari Joeragan Kemasan (CV. Casheila Banjarbaru), yang memberikan materi terkait teknik pengemasan produk pangan secara teori dan praktik.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Tanah Laut, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Tanah Laut, Camat Takisung, Kepala Desa Kuala Tambangan, serta unsur panitia dan instruktur pelatihan.




Kepala Desa Kuala Tambangan, H. Zainuddin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini sangat relevan dengan kondisi masyarakat desa yang mayoritas bekerja di sektor perikanan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengolahan dan pengemasan produk hasil laut.
Camat Takisung, H. Syafangat, SKM, menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk masyarakat serta memperluas jangkauan pemasaran hingga ke luar daerah.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Tanah Laut, Ir. Ulil Amri Bahtiar, ST, MP, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan keterampilan berbasis kebutuhan pasar. Selain itu, peserta juga akan difasilitasi dalam pengurusan sertifikasi halal melalui mekanisme self declare serta didukung dalam aspek pemasaran melalui outlet Dekranasda dan Pusat Promosi Tambang Ulang.
Kegiatan ini merupakan usulan pokok pikiran Anggota DPRD Kabupaten Tanah Laut, Hidayatul Azizah, S.Tr.Kes, yang sekaligus membuka secara resmi kegiatan pelatihan. Dalam sambutannya disampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui peningkatan kualitas produk dan daya saing usaha.
Materi pelatihan yang diberikan meliputi Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), keamanan pangan, legalitas usaha, desain dan branding kemasan, serta strategi pemasaran produk. Selain itu, peserta juga mengikuti kegiatan praktik pembuatan merek dan logo usaha, penggunaan peralatan pengemasan, serta pengemasan produk pangan secara langsung.
Berdasarkan hasil pelatihan, peserta dinyatakan mampu memahami konsep dasar pengemasan produk pangan, mengenal jenis-jenis kemasan, serta mempraktikkan teknik pengemasan dan pembuatan identitas produk.
Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan usaha, peserta juga diberikan bantuan peralatan berupa vacuum sealer, hand sealer, mesin penanda tanggal kedaluwarsa, timbangan digital, serta bahan kemasan untuk digunakan dalam pengembangan usaha masing-masing.
Kegiatan Pelatihan Teknologi Pengemasan Produk ditutup secara resmi oleh Camat Takisung. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan serta berkontribusi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.
